
Pembersihan Sampah di Bendung D.I Wareng oleh UPTD Wilayah Sokaraja
Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan kelancaran aliran air irigasi, UPTD Wilayah Sokaraja melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di Bendung Daerah Irigasi (D.I) Wareng, yang terletak di wilayah kerja mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyumbatan aliran air akibat tumpukan sampah yang kerap terbawa dari hulu, yang jika dibiarkan dapat mengganggu fungsi bendung sebagai penyalur utama air irigasi ke lahan pertanian milik masyarakat sekitar.
Bendung D.I Wareng sendiri memiliki peranan vital dalam mendukung produktivitas pertanian di kawasan tersebut, sehingga pemeliharaan rutin, termasuk pembersihan sampah, menjadi hal yang sangat krusial. Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk menghindari potensi banjir, pendangkalan saluran, serta kerusakan infrastruktur pengairan yang dapat merugikan petani maupun masyarakat umum.
Kegiatan ini melibatkan personel dari UPTD, dibantu oleh beberapa warga sekitar sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Sampah yang dikumpulkan didominasi oleh limbah rumah tangga, ranting pohon, serta plastik dan material non-organik lainnya yang terbawa arus sungai.
Kepala UPTD Wilayah Sokaraja menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pemeliharaan jaringan irigasi, dan mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai atau saluran irigasi. Menurutnya, menjaga kebersihan saluran air adalah tanggung jawab bersama yang dampaknya sangat besar terhadap keberlangsungan pertanian dan kualitas lingkungan hidup.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar saluran air, dapat terus meningkat. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan demi mendukung sistem irigasi yang optimal, berkelanjutan, dan tahan terhadap gangguan lingkungan, sehingga manfaatnya bisa terus dirasakan oleh generasi saat ini maupun mendatang.


